By | January 6, 2021

Kasus tewasnya pramugari cantik di Filipina, Christine Angelica Dacera (23), masih dalam proses penyidikan pihak kepolisian. Christine Angelica Dacera ditemukan tak sadarkan diri di bak mandi kamar hotel, hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Sebelumnya Dacera tengah berpesta merayakan malam tahun baru.

Salah satu teori yang dilaporkan diselidiki polisi adalah dia mungkin telah dirudapkasa beramai ramai oleh sekelompok geng. Terbaru, polisi menyebut 11 orang pria telah didakwa, termasuk tiga pria yang notabene adalah rekan sang pramugari. Dikutip dari , Kepala polisi Kota Makati, Kolonel Harold Depositar, mengatakan tuduhan sementara pemerkosaan dengan pembunuhan diajukan ke kantor kejaksaan pada Senin, 4 Januari 2021.

Hanya tiga dari 11 responden yang menjadi dakwaan yang muncul. Depositar mengatakan dakwaan yang diajukan bersifat sementara karena kejaksaan akan menunggu temuan autopsi dan laporan toksikologi pada jenazah Dacera. Polisi mengatakan selain tiga rekan Dacera, pria lainnya asing di lingkaran pertemanan mereka.

Sementara itu saat ditanya tentang dasar awal pemerkosaan dengan dakwaan pembunuhan, Depositar mengatakan hal tersebut sesuai temuan luka luka dan jejak cairan sperma di alat kelamin korban. Dia menambahkan, ada juga memar, memar, dan goresan di lengan dan kakinya. Sementara itu dikutip dari , sebelum dinyatakan meninggal dunia, Pramugari General Santos City tersebut sempat berpesta merayakan malam tahun baru di City Garden Hotel, hotel bintang empat di kota Makati, Manila.

Saat mereka merayakan tahun baru bersama rekan rekannya, lantas beberapa saat ada lebih banyak pria bergabung berpesta. Mereka diidentifikasi sebagai 'teman dari teman', polisi mengatakan mereka telah menghitung untuk setidaknya ada 9 pria bergabung sehingga total jumlah laki laki dengan Dacera setidaknya 12 orang. Salah satu rekan Dacera, De Guzman, mengaku belum pernah bertemu dengan pria pria yang memasuki kamar mereka.

Dia juga mencatat para pendatang baru tersebut terlihat lebih tua. Para pria asing tersebut rupanya datang dari kamar sebelah yakni nomor 2207, ujar pengacara Brick Reyes, juga juru bicara keluarga Dacera, Selasa, 5 Januari 2021. Sempa juga Dacera menelepon keluarganya sekitar pukul 12:30 pada 1 Januari 2021, kata sang ibu.

Namun Dacera tidak merespons 10 jam kemudian. Polisi mengeluarkan pernyataan yang mengatakan ada jejak sperma di alat kelamin Dacera, tetapi mereka memutuskan untuk tidak mengungkapkan temuan otopsi untuk membuktikan hal ini. “Kami belum merilis otopsi," ujar Kepala polisi Makati Depositar, Selasa (5/1/2021).

Namun di sisi lain telah keluar hasil otopsi yang dilakukan oleh Mayor PNP Michael Nick Sarmiento. Sementara itu keluarga Dacera, dalam konferensi pers pada 5 Januari 2021, mengatakan mereka sudah melihat laporan otopsi oleh Mayor PNP Michael Nick Sarmiento. Dalam laporan tersebut menyatakan Dacera meninggal karena pecahnya aneurisma aorta atau robeknya aorta pembuluh darah terbesar di tubuh yang mengalir melalui hati seseorang.

Bagaimana aorta Dacera bisa pecah masih diperdebatkan. Polisi berspekulasi dengan sedikit bukti bahwa itu karena dia dibius atau dianiaya. Kepala polisi Makati Depositar mengatakan lagi dalam sebuah wawancara bahwa selama perayaan Tahun Baru di hotel, Dacera mengaku kepada salah satu temannya dia curiga salah satu pria di pesta itu membubuhi minumannya, membuatnya merasa tidak enak badan.

Hingga kini proses investigasi masih berlangsung. Christine Angelica Dacera (23) sang pramugari cantik dari Filipina tersebut ditemukan di kamar hotel tempat dia dan teman temannya sedang merayakan malam tahun baru. Pramugari General Santos City itu kemudian dinyatakan meninggal setelah dibawa ke rumah sakit di kota Filipina itu.

Dilansir , Christine Angelica Dacera pertama kali ditemukan oleh rekannya Rommel Galida. Namun tak merasa curiga, Rommel Galida malah mengira Christine Angelica hanya tertidur saja di bak kamar mandi. Galida bahkan menutupi pramugari Filipina tersebut dengan selimut sebelum kembali tidur.

Ketika Galida bangun beberapa jam kemudian, dia menemukan sang pramugari tidak sadarkan diri dan tubuhnya mulai membiru. Christine Angelica Dacera diberi CPR oleh sesama awak kabin tetapi dia tidak menanggapi. Dia kemudian dilarikan ke rumah sakit Makati oleh tiga teman dan staf hotel, tetapi dokter menyatakan pramugari tersebut meninggal pada saat kedatangan.

Rumah sakit memberi tahu pihak berwenang tentang kematiannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.