Money&I Vol 64

Reviews :

Rp 32.500

Bandung sendiri boleh dibilang terinspirasi dari gerakan revolusif di kota Solo yang saat itu dipimpin oleh Presiden kita sekarang. Apa yang terjadi di Solo dan Bandung, kemudian menjadi “blueprint” bagi sejumlah kota lainnya melakukan gebrakan yang sama. Semua kota, ramai-ramai berbenah. Maka yang terjadi saat ini adalah kota-kota lama yang telah tua, pelan-pelan mulai meremajakan dirinya. Sementara kota-kota kelas dua yang dulu hanya menjadi penyangga, sekarang mulai ambil bagian dan unjuk gigi. Perubahan ini masif berjalan serempak seiring pertumbuhan ekonomi di seluruh Indonesia.

Di Bali, perubahan ini pun terjadi. Satu dekade terakhir, kita melihat bagaimana bandara kita diperbaharui. Bali memiliki underpass dan jalan tol, melayang di atas laut. Ini baru awal dari sejumlah perubahan besar lainnya yang tengah direncanakan. Lalu apa yang akan terjadi dengan Bali dalam 10-20 tahun ke depan?

Dengan mengumpulkan hasil riset dan studi dari berbagai pihak, kami kemudian mendapati gambaran imajiner soal Bali di masa depan. Seperti apakah kota-kota di daerah nanti berkembang? Laporannya kami sampaikan dalam rubrik special feature.

Bersamaan dengan itu, kami juga mendapatkan opini penunjang dari seorang pengusaha wanita yang berhasil membawa bisnisnya tumbuh besar dari kota kelas dua di Singaraja. Bagaimana Srikandi Singaraja ini mewujudkan mimpinya dan membangun kota Singaraja? Hasil liputannya kami sajikan dalam rubrik interview.

Out of stock

Description

Mulai dari hal-hal kecil yang sederhana, membangun taman-taman kota (beberapa taman dibangun memanfaatkan sejumlah ruang kosong di bawah jembatan atau jalan layang), menyelenggarakan program-program kreatif di tingkat kecamatan yang kemudian dikompetisikan, sampai dengan perubahan-perubahan besar lewat program-programnya yang diaplikasikan di pemerintahan. Bahkan belum lama ini, salah satu ide besarnya dengan membangun pusat kendali dan informasi terpadu yang memanfaatkan high tech dan bekerjasama dengan investor asing mulai dieksekusi. Dari ratusan kota di Indonesia, rasanya Bandung-lah yang cukup menonjol dalam revolusi infrastruktur.

Bandung sendiri boleh dibilang terinspirasi dari gerakan revolusif di kota Solo yang saat itu dipimpin oleh Presiden kita sekarang. Apa yang terjadi di Solo dan Bandung, kemudian menjadi “blueprint” bagi sejumlah kota lainnya melakukan gebrakan yang sama. Semua kota, ramai-ramai berbenah. Maka yang terjadi saat ini adalah kota-kota lama yang telah tua, pelan-pelan mulai meremajakan dirinya. Sementara kota-kota kelas dua yang dulu hanya menjadi penyangga, sekarang mulai ambil bagian dan unjuk gigi. Perubahan ini masif berjalan serempak seiring pertumbuhan ekonomi di seluruh Indonesia.

Di Bali, perubahan ini pun terjadi. Satu dekade terakhir, kita melihat bagaimana bandara kita diperbaharui. Bali memiliki underpass dan jalan tol, melayang di atas laut. Ini baru awal dari sejumlah perubahan besar lainnya yang tengah direncanakan. Lalu apa yang akan terjadi dengan Bali dalam 10-20 tahun ke depan?

Dengan mengumpulkan hasil riset dan studi dari berbagai pihak, kami kemudian mendapati gambaran imajiner soal Bali di masa depan. Seperti apakah kota-kota di daerah nanti berkembang? Laporannya kami sampaikan dalam rubrik special feature.

Bersamaan dengan itu, kami juga mendapatkan opini penunjang dari seorang pengusaha wanita yang berhasil membawa bisnisnya tumbuh besar dari kota kelas dua di Singaraja. Bagaimana Srikandi Singaraja ini mewujudkan mimpinya dan membangun kota Singaraja? Hasil liputannya kami sajikan dalam rubrik interview.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Money&I Vol 64”

Your email address will not be published.

Money & I Team © 2018 . All Rights Reserved

Flag Counter